Pages

Cari Blog Ini

Jumat, 18 April 2014

Awal Kehidupan Baru di Dunia Baru

ya, inilah aku yang sekarang, saat ini aku udah jadi mahasiswa di salah satu pergutuan tinggi negeri Yogyakarta. mungkin sekarang euforia menjadi mahasiswa itu sudah menghilang dulu setelah pengumuman itu.
tidak mudah ternyata mengarungi kehidupan mahasiswa ini, belajar mandiri, tugas mandiri, memenuhi semua kebutuhannya sendiri, mulai dari fasilitas sampai batin pun sendiri,
mungkin aku masih terbawa kehidupan pesantren yang seringnya selalu bersama2, jadi untuk memulai semuanya sendiri itu agak berat, dan mungkin juga ada beberapa terpaan beberapa masalah di usia ku yang menginjak semakin tua ini. :(

sedih? memang, tapi aku harus tau diri dan harus berpikir ke depa, hidup ini emang beratm tapi akan lebih berat jika aku hanya mengeluh. ya benar sekali, ini masih masa menjadi mahasiswa lo, belum lagi nanti di masa kerja, akan semakin di uji kelayakan diri ini untuk menjadi seseorang yang semakin bertambah usianya, ya dari segala aspek, entah dari kebijaksanaan dalam menghadapi masalah, atau kedewasaan dalam mengarungi perjalanan hidup

okkey dan saat ini aku masih selalu belajar,
harus bagaimanakah diri ini mengarungi awal kehidupan baru di duinia baru???

Sabtu, 15 Februari 2014

Introspeksi

   Alhamdulillah, tanggal 31 Juli 2013 lalu pengumuman penerimaan di suatu PTN di Jogja, seneng rasanya bisa ketrima, mungkin euforia ketika SMA di mana suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bisa diterima di jurusan favorit dan mungkin didambakan oleh banyak orang.
   nah dan itu berlanjut hingga sekarang, status udah mahasiswa dimana usia juga udah mulai menua, namun belum tersadar juga akan tanggung jawab yang besar di pundak ini. masih santai? iya, masih bersikap kekanak-kanakan ? iya, dan masih banyak hal yang patut atau mungkin wajib untuk diperbaiki.
   sekarang udah semester 2 di mana seharusnya semakin lebih baik, pengalaman waktu semester satu udah bikin perasaan kacau dan otak jadi bruwet. nilai ga karu-karuan. parah gila. nah yang jadi pertanyaan sekarang, gimana cara biar semua yang dijalanin ini efisien dan menghasilkan? oke bersabar dulu, emang proses, tapi yakin aja bisa. ga menutup kemungkinan untuk fluaktuasi nilai jadi deflek positif semisal kaya grafik di rekaman jantung haha.
   ceritanya lagi curhat nih, ya masih minder aja rasanya, all of my friends, they are GREAT :D, seneng juga sih bisa berkumpulsama orang-orang kayak begini, tapi.... berupaya memantaskan diri juga :D
pesen emak yang udah sering banget di ucapin : yang penting percaya diri, tenangkan hati, dan fokus ama tujuan, ya emang namanya anak rada bandel ye, maunya kalo dibilangin ga mau, alesannya udah tau atau nasihat basi, PADAHAL emang itu yang BENER haha:D
oke lebih semangat menuju masa depan yang cerah dan menjanjikan !

Jumat, 23 Maret 2012

tafakur hari ini

tadi awalnya aku nyari blog2 yang hubungannya dengan fashion jibab sekarang
tapi setelah ada blog ini aku serasa berubah pikiran

http://yukinuyuinunu.blogspot.com/2011/10/fashion-jilbab-sekarang-yang-salah-dan.html

aku ga pernah berfikir sebelumnya, dan aku pun baru tersadar bahwa hijabku masih belum beres
mungkin ini bisa untuk renungan muslimah lainnya

Menjadi kakak (kandung, kelas, tiri, dll)

K. A. K. A. K

5 huruf dengan awalan K dan berakhiran K
Diawali kebaikan  dan di akhiri dengan kesabaran
kakak yang baik adalah kakak yang bisa menghargai adik
begitu sebaliknya adik yang menghormati kakak
(bisa adik atau kakak sedarah, tiri, kelas, dll)
tapi dalam kenyataan hidup yang aku jalani
kakak disini ada yang masih belum bisa menenangkan hati jiwa adik2nya yang pernah berprasangka buruk terhadap mereka
malahan kakak kakak disini berbondong2 tetap mengangkat diri mereka...
disini aku ga berpihak sebagai adik atau benci terhadap para kakak
tapi
apakah selamanya akan seperti ini?

apakah harus diadakan penghapusan adanya batasan seperti ini biar semua jadi sama aja?
apakah pernah terpikirkan dalam benak para kakak untuk lebih bijak dalam menerima prasangkaan buruk yang pernah para adik ungkapkan atau katakan?
dan apakah para adik akan selalu menjadi yang disalahkan? seperti cerita2 film klasik yang selalu memberikan gambaran seperti ini....?

hakikatnya adalah
tidak ada untungnya kakak yang mengunggul2kan dirinya
dan tidak ada untungnya juga adik yang mengunggulkan argumennya
hanya butuh kesabaran untuk mendapat apa yang dihajatkan dari keduanya

Selasa, 28 Februari 2012

bersyukur setiap waktu

kata syukur... sering banget di omongkan banyak orang.. tapi aplikasinya?? ga segampang dengan apa yang orang bilang... tau syukur itu gmn? makanya aku juga bingung? hhe maksudku disini itu syukur yang tidak hanya bisa mengucap alhamdulillah tapi syukur yang bener-bener bisa menentramkan dan menyejukkan hati, dan mendamaikan jiwa.

ustadku bilang bahwa apapun itu harus didasari dari rasa syukur.... maksudnya?
begini, jadi setiap apa yang sedang kita kerjakan di dunia ini diusahakan didasari dengan rasa syukur. contohnya saja aku disini berstatus sebagai pelajar, nah ketika aku belajar itulah aku harus harus mengaplikasikan syukur itu di dalam aku menuntut ilmu.

berarti kalo udah ada konsep gini bisa dipake siapa aja kaan?
bisa buat pengusahaha, bisa dipake karyawan, sapa aja dah...

ustadku , mengambil dasar ini dari imam Ghazali *insyallah begitu

naah masalahnya sekarang,,, sudahakan ini diaplikasikan?
aku jawab "belum bisa maksimal" (belum bisa maksimal atau emang ga pernah di coba... hahaa :P)

yah semoga sesegera mungkin bisa diaplikasikan dengan baik dan bisa dapet ilmu yang maksimal dan pastinya barokah :) aamiin

Senin, 27 Februari 2012

ok aku bisa ngerti

pas itu lagi rapat OSIS
pertama diskusi biasa buat persiapan acara gt...
tapi pas semua udah selesai diskusi dan udah pada presentasi di depan

sang ketua umum memberi tambahan
tau tentang apa?
tentang regenerasi
dan itu bikin aku kayak dipojokkin
*dipojokkin?
heuh,,, mungkin emang bener sih kayak gt.. yapi looo bisa dipikirin dong kalo aku tuh cewek

gini
intinya si ketua umum cuma pengen anggota-anggotanya bisa maksimal di masing-masing bidang
*soalnya rata-rata yang ikut organisasi itu anak OSN
sang ketua bilang
intinya kalo bisa memasuki sebuag pilihan yang telah ditentukan itu jangan setengah-setengah...
ok yang itu mungkin bisa dibuat instropeksi diri...
tapi mungkun caranya untuk menyampaikan itu...
aku masih belum terima

bisa dibayangin dah gmn perasaaan ini
*ceileh
tapi seriusan ini rada nusuk
tapi okelah

Sabtu, 26 November 2011

aku di hari ini

aku sekarang merasa tidak menjadi diri aku lagi
aku bingung apa yang harus aku lakukan
aku ngerasa sekarang aku sendiri tanpa teman
semua seperti memiliki kehidupan sendiri yang rasanya tidak ingin membagikan waktunya sedikit untuk aku
aku ingin
ingin sekali seperti mereka
yang selalu ada seorang yang menyempatkan waktunya untuk mereka menumpahkan semua cerita
kamu tau?
aku merasa aku seperti di tolak oleh banyak individu
bukan berarti mereka menjauhiku
tapi aku tidak mempunyai tempat di hati mereka
yang bisa selalu dekat dengan siapa pun
aku tidak tahu cara berkomunikasi dengan baik

jujur saja
aku iri
aku iri
aku iri...
aku tidak memiliki teman yang mau menyempatkan sedikit waktunya
dan aku juga nggak ngerti kenapa aku ingin sekali menjadi tempat (curhat) untuk mereka
karena dengan begitu
aku merasa dianggap ada
dianggap aku ini ada

ARGH!


ketika aku di sekolah pun
aku ingin sekali menikmati senangnya ketika seorang guru menyapa
tapi apa
tidak untuk guru ini
aku ngerasa dia tidak nganggap aku ada
iya aku tau
aku lemah di mata pelajarannya
tapi setidaknya
beliau memberi semangat untuk putrinya ini yang belum mapu di bidang yang beliau ajarkan
aku bertanya ketika aku tidak bisa
tapi?
apa ekspresi beliau
beliau sepertinya tidak tahu jika aku bertanya
(tau mungkin pura-pura tidak tahu)
aku juga tidak mengerti
tapi sebegitukah?
lalu apa yang harus aku lakukan
untuk saat ini aku belum berani untuk memandang wajahnya
karena sikap beliau sedikit membuat aku sakit
iya aku sangat rentan
mungkin aku lemah
sehingga aku mudah tersakiti
(mungkin jika orang lain menganggap ini hal biasa)
tapi terlalu sulit untukku


apakah aku harus membenci diri ku?
tidak mungkin
ini hanya akan menambah beban pikirku

tapi sekarang aku benar-benar nggak tau