tadi awalnya aku nyari blog2 yang hubungannya dengan fashion jibab sekarang
tapi setelah ada blog ini aku serasa berubah pikiran
http://yukinuyuinunu.blogspot.com/2011/10/fashion-jilbab-sekarang-yang-salah-dan.html
aku ga pernah berfikir sebelumnya, dan aku pun baru tersadar bahwa hijabku masih belum beres
mungkin ini bisa untuk renungan muslimah lainnya
Jumat, 23 Maret 2012
Menjadi kakak (kandung, kelas, tiri, dll)
K. A. K. A. K
5 huruf dengan awalan K dan berakhiran K
Diawali kebaikan dan di akhiri dengan kesabaran
kakak yang baik adalah kakak yang bisa menghargai adik
begitu sebaliknya adik yang menghormati kakak
(bisa adik atau kakak sedarah, tiri, kelas, dll)
tapi dalam kenyataan hidup yang aku jalani
kakak disini ada yang masih belum bisa menenangkan hati jiwa adik2nya yang pernah berprasangka buruk terhadap mereka
malahan kakak kakak disini berbondong2 tetap mengangkat diri mereka...
disini aku ga berpihak sebagai adik atau benci terhadap para kakak
tapi
apakah selamanya akan seperti ini?
apakah harus diadakan penghapusan adanya batasan seperti ini biar semua jadi sama aja?
apakah pernah terpikirkan dalam benak para kakak untuk lebih bijak dalam menerima prasangkaan buruk yang pernah para adik ungkapkan atau katakan?
dan apakah para adik akan selalu menjadi yang disalahkan? seperti cerita2 film klasik yang selalu memberikan gambaran seperti ini....?
hakikatnya adalah
tidak ada untungnya kakak yang mengunggul2kan dirinya
dan tidak ada untungnya juga adik yang mengunggulkan argumennya
hanya butuh kesabaran untuk mendapat apa yang dihajatkan dari keduanya
5 huruf dengan awalan K dan berakhiran K
Diawali kebaikan dan di akhiri dengan kesabaran
kakak yang baik adalah kakak yang bisa menghargai adik
begitu sebaliknya adik yang menghormati kakak
(bisa adik atau kakak sedarah, tiri, kelas, dll)
tapi dalam kenyataan hidup yang aku jalani
kakak disini ada yang masih belum bisa menenangkan hati jiwa adik2nya yang pernah berprasangka buruk terhadap mereka
malahan kakak kakak disini berbondong2 tetap mengangkat diri mereka...
disini aku ga berpihak sebagai adik atau benci terhadap para kakak
tapi
apakah selamanya akan seperti ini?
apakah harus diadakan penghapusan adanya batasan seperti ini biar semua jadi sama aja?
apakah pernah terpikirkan dalam benak para kakak untuk lebih bijak dalam menerima prasangkaan buruk yang pernah para adik ungkapkan atau katakan?
dan apakah para adik akan selalu menjadi yang disalahkan? seperti cerita2 film klasik yang selalu memberikan gambaran seperti ini....?
hakikatnya adalah
tidak ada untungnya kakak yang mengunggul2kan dirinya
dan tidak ada untungnya juga adik yang mengunggulkan argumennya
hanya butuh kesabaran untuk mendapat apa yang dihajatkan dari keduanya
Selasa, 28 Februari 2012
bersyukur setiap waktu
kata syukur... sering banget di omongkan banyak orang.. tapi aplikasinya?? ga segampang dengan apa yang orang bilang... tau syukur itu gmn? makanya aku juga bingung? hhe maksudku disini itu syukur yang tidak hanya bisa mengucap alhamdulillah tapi syukur yang bener-bener bisa menentramkan dan menyejukkan hati, dan mendamaikan jiwa.
ustadku bilang bahwa apapun itu harus didasari dari rasa syukur.... maksudnya?
begini, jadi setiap apa yang sedang kita kerjakan di dunia ini diusahakan didasari dengan rasa syukur. contohnya saja aku disini berstatus sebagai pelajar, nah ketika aku belajar itulah aku harus harus mengaplikasikan syukur itu di dalam aku menuntut ilmu.
berarti kalo udah ada konsep gini bisa dipake siapa aja kaan?
bisa buat pengusahaha, bisa dipake karyawan, sapa aja dah...
ustadku , mengambil dasar ini dari imam Ghazali *insyallah begitu
naah masalahnya sekarang,,, sudahakan ini diaplikasikan?
aku jawab "belum bisa maksimal" (belum bisa maksimal atau emang ga pernah di coba... hahaa :P)
yah semoga sesegera mungkin bisa diaplikasikan dengan baik dan bisa dapet ilmu yang maksimal dan pastinya barokah :) aamiin
ustadku bilang bahwa apapun itu harus didasari dari rasa syukur.... maksudnya?
begini, jadi setiap apa yang sedang kita kerjakan di dunia ini diusahakan didasari dengan rasa syukur. contohnya saja aku disini berstatus sebagai pelajar, nah ketika aku belajar itulah aku harus harus mengaplikasikan syukur itu di dalam aku menuntut ilmu.
berarti kalo udah ada konsep gini bisa dipake siapa aja kaan?
bisa buat pengusahaha, bisa dipake karyawan, sapa aja dah...
ustadku , mengambil dasar ini dari imam Ghazali *insyallah begitu
naah masalahnya sekarang,,, sudahakan ini diaplikasikan?
aku jawab "belum bisa maksimal" (belum bisa maksimal atau emang ga pernah di coba... hahaa :P)
yah semoga sesegera mungkin bisa diaplikasikan dengan baik dan bisa dapet ilmu yang maksimal dan pastinya barokah :) aamiin
Senin, 27 Februari 2012
ok aku bisa ngerti
pas itu lagi rapat OSIS
pertama diskusi biasa buat persiapan acara gt...
tapi pas semua udah selesai diskusi dan udah pada presentasi di depan
sang ketua umum memberi tambahan
tau tentang apa?
tentang regenerasi
dan itu bikin aku kayak dipojokkin
*dipojokkin?
heuh,,, mungkin emang bener sih kayak gt.. yapi looo bisa dipikirin dong kalo aku tuh cewek
gini
intinya si ketua umum cuma pengen anggota-anggotanya bisa maksimal di masing-masing bidang
*soalnya rata-rata yang ikut organisasi itu anak OSN
sang ketua bilang
intinya kalo bisa memasuki sebuag pilihan yang telah ditentukan itu jangan setengah-setengah...
ok yang itu mungkin bisa dibuat instropeksi diri...
tapi mungkun caranya untuk menyampaikan itu...
aku masih belum terima
bisa dibayangin dah gmn perasaaan ini
*ceileh
tapi seriusan ini rada nusuk
tapi okelah
pertama diskusi biasa buat persiapan acara gt...
tapi pas semua udah selesai diskusi dan udah pada presentasi di depan
sang ketua umum memberi tambahan
tau tentang apa?
tentang regenerasi
dan itu bikin aku kayak dipojokkin
*dipojokkin?
heuh,,, mungkin emang bener sih kayak gt.. yapi looo bisa dipikirin dong kalo aku tuh cewek
gini
intinya si ketua umum cuma pengen anggota-anggotanya bisa maksimal di masing-masing bidang
*soalnya rata-rata yang ikut organisasi itu anak OSN
sang ketua bilang
intinya kalo bisa memasuki sebuag pilihan yang telah ditentukan itu jangan setengah-setengah...
ok yang itu mungkin bisa dibuat instropeksi diri...
tapi mungkun caranya untuk menyampaikan itu...
aku masih belum terima
bisa dibayangin dah gmn perasaaan ini
*ceileh
tapi seriusan ini rada nusuk
tapi okelah
Langganan:
Komentar (Atom)