Pages

Cari Blog Ini

Sabtu, 12 September 2009

perih


rapuh sudah bathin ku
ku dengar suara yang seharus nya merdu
tak ubahnya lagi

hanyalah genderang yang mengusik diriku

dia tak pernah mencoba merasakan apa yang bathin ku rasakan

dia hanya melihat diriku dari sisi lain hidup ku.

yang menurut nya
aku hanya smiley kecil yang selalu tersungging tawa di bibirku

penyesalan yang tak henti ku katakan.

kegembiraan juga tak luput ku perlihatkan
agar aku sendiri yang tau
apa maksud dari gerak ragaku
tapi selalu lelah ku rasakan
linangan tak sabar segera keluar dari pelupuk penglihatan ku
tapi selalu ku coba menahannya
karena
ku pikir hanyalah kebodohan saja jika linangan itu terjatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar