
rapuh sudah bathin ku
ku dengar suara yang seharus nya merdu
tak ubahnya lagi
hanyalah genderang yang mengusik diriku
dia tak pernah mencoba merasakan apa yang bathin ku rasakan
dia hanya melihat diriku dari sisi lain hidup ku.
yang menurut nya
aku hanya smiley kecil yang selalu tersungging tawa di bibirku
penyesalan yang tak henti ku katakan.
kegembiraan juga tak luput ku perlihatkan
agar aku sendiri yang tau apa maksud dari gerak ragaku
tapi selalu lelah ku rasakan linangan tak sabar segera keluar dari pelupuk penglihatan ku
tapi selalu ku coba menahannya
karena ku pikir hanyalah kebodohan saja jika linangan itu terjatuh
ku dengar suara yang seharus nya merdu
tak ubahnya lagi
hanyalah genderang yang mengusik diriku
dia tak pernah mencoba merasakan apa yang bathin ku rasakan
dia hanya melihat diriku dari sisi lain hidup ku.
yang menurut nya
aku hanya smiley kecil yang selalu tersungging tawa di bibirku
penyesalan yang tak henti ku katakan.
kegembiraan juga tak luput ku perlihatkan
agar aku sendiri yang tau apa maksud dari gerak ragaku
tapi selalu lelah ku rasakan linangan tak sabar segera keluar dari pelupuk penglihatan ku
tapi selalu ku coba menahannya
karena ku pikir hanyalah kebodohan saja jika linangan itu terjatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar